Featured

Jalur Prestasi PTN yang Sering Menuai Kontroversi

oleh November 26, 2017
Ilustrasi catur. Gambar : chess.com

Beberapa saat yang lalu, publik sempat dihebohkan dengen pro-kontra jalur prestasi penghafal kitab suci yang baru diusulkan kepada rektor UGM. Belakangan, IPB juga memunculkan wacana untuk mengadakan jalur prestasi bagi ketua OSIS.

Jalur prestasi, sesuai namanya, adalah salah satu jalur masuk PTN yang skemanya menggunakan kriteria prestasi khusus. Ada banyak macam jalur prestasi yang biasanya ada di PTN, beberapa di antaranya adalah prestasi olahraga, bela diri, bahkan catur.

Jalur prestasi sering menjadi kontroversi, terutama karena dianggap tidak relevan dengan materi perkuliahan. Tapi, sebenarnya jalur prestasi tidak hanya menyaring berdasarkan prestasi yang bisa jadi kontroversial itu.

Jika kamu merupakan juara catur, dan ikut seleksi jalur prestasi kategori catur, bukan berarti kamu akan dites bermain catur dan masuk ke jurusan Teknik Percaturan. Ada kriteria khusus dari masing-masing jalur prestasi, contohnya, skala prestasi tersebut ada di tingkat nasional dan berbagai macam persyaratan yang tentunya bukan untuk ‘menjual murah’ kursi PTN.

Setelah itu, para pelamar  jalur prestasi juga akan disaring. Tidak semua pelamar jalur prestasi bisa masuk, dan tidak ada jaminan mereka pasti masuk. Sekali lagi yang harus dicatat, tidak ada jaminan pelamar jalur prestasi pasti lolos ke PTN yang dituju. Pelamar juga akan menghadapi berbagai macam rangkaian seleksi, termasuk tes tulis. Hal ini sangat bergantung pada masing-masing PTN yang menyelenggarakan.

Kuota jalur ini pun terbilang kecil, bahkan sangat kecil, karena ini termasuk jalur mandiri, bukan jalur nasional. Kamu bisa baca penjelasan lebih lengkap mengenai jalur mandiri dan jalur nasional di sini.

Ada ketentuan yang mengharuskan PTN untuk mengalokasikan jalur nasional lebih besar dari jalur mandiri. Jalur mandiri pun punya batas maksimal dalam penerimaannya, misalnya hanya 30%, kuota ini bisa berubah tergantung dari kebijakan pemerintah.

Permisalannya seperti ini, jika UGM mengadakan jalur mandiri dengan kuota 30%, maka biasanya UGM akan mengadakan jalur ujian tulis mandiri yang juga dikenal dengan UTUL UGM. Jalur ujian tulis ini biasanya memegang proporsi paling besar, misal 90% dari total kuota jalur mandiri, atau 90% dari 30% total calon mahasiswa baru di UGM. Maka 10% sisanya bisa dialokasikan ke jalur prestasi minat bakat, seperti jalur prestasi olahraga, bela diri, catur, seni, budaya, dan sebagainya. Angka ini hanya contoh, karena angka pastinya hanya diketahui oleh pihak PTN bersangkutan.

Selama ini, sangat jarang sekali ada jurusan yang menerima mahasiswa lebih dari 3 orang untuk suatu kategori prestasi. Jika ada orang yang masuk melalui jalur prestasi catur ke jurusan Kedokteran, maka silakan dicek, berapa jumlahnya dan bandingkan dengan jumlah total mahasiswa baru di jurusan tersebut. Dan juga, tidak semua jurusan meloloskan pendaftar dari setiap kategori.

Jalur ini bertujuan untuk memberikan keadilan dan mengakomodasi mereka yang memiliki prestasi non-akademik, tapi tidak terlalu menonjol dalam prestasi akademik. Mereka yang berprestasi di jalur non-akademik juga mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, meski jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan jalur prestasinya.

Mengejar prestasi dalam bidang non-akademik pun bukan hal yang mudah. Untuk menjadi juara basket misalnya, kadang harus rela menghabiskan waktunya sepulang sekolah untuk terus berlatih. Mereka yang punya prestasi di bidang seni, juga harus selalu meningkatkan kemampuan artistiknya di samping harus memenuhi tuntutan akademik supaya tetap bisa naik kelas.


Banyak yang menuntut agar pemerintah bisa menghargai seniman, atlit, dan mereka yang punya prestasi non-akademik lainnya, tapi ketika mereka diakomodasi untuk bisa mendapat penyetaraan hak, juga banyak protes yang muncul.

Baik jawara olahraga, bela diri, seniman, pecatur, ketua organisasi, bahkan penghafal kitab suci, semua mendedikasikan waktu dan tenaga mereka untuk sesuatu yang mungkin mereka sebut sebagai ‘passion’, dan itu bukan hal mudah. Bahkan mungkin mereka harus rela untuk tidak mempersiapkan SBMPTN demi meraih prestasinya itu.

Kita tidak bisa menghakimi seorang juara catur payah dalam bidang sains. Kita juga tidak bisa menghakimi seorang seniman tidak punya kemampuan menjadi seorang akuntan. Karena sangat mungkin seseorang mempunyai berbagai macam keahlian.

Mereka yang menjadi juara catur, seniman, maupun peraih prestasi non-akademik lain juga berhak menggapai mimpinya untuk menjadi seorang saintis, advokat, enjiner, maupun dokter jika memang ia mampu.

Dan yang penting untuk dicatat, mereka juga akan menjalani berbagai rangkaian seleksi untuk kuota yang sangat kecil itu, dan, ya, semua yang mendaftar tidak pasti lolos, karena kampus tetap akan memilih yang terbaik.

Tidak Jadi Februari, UN 2018 Tetap Direncanakan Pada Bulan April

oleh November 21, 2017

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah mengeluarkan jadwal tentatif Ujian Nasional (Unas) 2018. Meski bersifat tentatif, hampir pasti tidak ada perubahan dan tinggal disahkan. Untuk jenjang SMA, MA, dan SMK, jadwal penyelenggaraan Unas 2018 hampir sama dengan tahun ini. Yakni dimulai pada pekan pertama April.

Yang berbeda adalah jadwal unas SMP sederajat. Tahun ini unas SMP sederajat digelar pada Mei. Sementara itu, tahun depan unas SMP dilaksanakan pada akhir April. Rangkaian pelaksanaan Unas 2018 diawali untuk kelompok SMK dan MAK pada 2–5 April. Kemudian disusul kelompok SMA dan MA pada 9–12 April. Lalu ditutup unas SMP sederajat pada 23–26 April.

Ketua BSNP Bambang Suryadi menjelaskan, penyelenggaraan Unas 2018 sempat bakal dimajukan karena tahun depan ada pilkada serentak. Namun, akhirnya rencana memajukan pelaksanaan Unas 2018 pada Februari tidak jadi diputuskan. ’’Kami berharap baik unas maupun pilkada serentak sama-sama berjalan dengan lancar dan kondusif,’’ katanya.

Dia menyatakan, penyusunan jadwal tentatif Unas 2018 itu sudah mempertimbangkan hari libur nasional, hari penting keagamaan, dan sejenisnya. Dengan demikian, pelaksanaan unas tidak sampai bertabrakan dengan hari libur maupun hari keagamaan. Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menjelaskan, pemerintah tetap mengupayakan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) sebanyak-banyaknya.

Untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan MAK, ditargetkan 100 persen menjalankan UNBK. Sedangkan tingkat SMP dan MTs ditargetkan 70 persen. ’’Tentu UNBK tidak selalu di sekolah masing-masing. Tetap ada yang bergabung ke sekolah lainnya,’’ jelasnya. Bahkan, numpang UNBK juga bisa dilakukan pada lintas kelompok atau jenjang. Misalnya, siswa SMK numpang fasilitas UNBK di SMA atau sebaliknya. Untuk itu, BSNP membuat jadwal unas SMK dan SMA tidak berbarengan supaya bisa resource sharing.

Bambang menuturkan, jumlah sekolah peserta Unas 2018 terus didata. Catatan sementara, jumlah sekolah peserta Unas 2018 untuk kelompok SMA sebanyak 12.959, SMK ada 12.585, dan MA tercatat 7.806. Dia berharap pendataan atau pendaftaran siswa dan sekolah peserta Unas 2018 sudah beres Desember 2017. Dengan demikian, bisa langsung digunakan pemetaan jumlah sekolah pelaksana UNBK maupun yang berbasis kertas.

Rencana ketentuan baru dalam unas tahun depan adalah pelaksanaan unas perbaikan. Setelah unas utama digelar, lanjut Bambang, akan dilaksanakan unas susulan. Program unas susulan itu diperlukan untuk peserta ujian yang berhalangan, misalnya karena sakit saat unas utama. Selain itu, BSNP menyiapkan unas perbaikan yang rencananya digelar Juli 2018. Unas perbaikan, antara lain, dilaksanakan untuk peserta ujian yang tidak bisa ikut unas utama dan susulan. ’’Mungkin saat unas susulan, dia masih dalam perawatan,’’ jelasnya.

Selain itu, unas perbaikan diselenggarakan untuk siswa yang tidak mampu mengejar standar nilai minimal. Meskipun unas bukan lagi penentu kelulusan, ada standar nilai kelulusan. Standar nilai minimal Unas 2018 masih sama dengan Unas 2017. Bambang menegaskan, unas perbaikan tahun depan hanya diperuntukkan peserta Unas 2018.

Pengamat pendidikan Jejen Musfah menuturkan, ada tiga poin yang harus diperhatikan di masa persiapan Unas 2018. Yakni, pemerintah jangan memaksakan sekolah melaksanakan UNBK karena infrastrukturnya belum siap. Memaksakan pelaksanaan UNBK bisa berujung pada pungutan pengadaan unit komputer.

Kemudian, karena unas sudah tidak menjadi penentu kelulusan dan penentu masuk PTN, tidak boleh ada praktik kecurangan. ’’Baik itu oleh oknum guru, nonguru, maupun orang tua siswa dan siswanya sendiri,’’ jelasnya. Jangan sampai ada yang membocorkan soal ujian dan orang tua yang mencari serta membeli bocoran soal atau kunci jawaban.

Selain itu, sambung Jejen, tensi unas saat ini tidak terlalu tegang. Karena itu, proses belajar sebaiknya dilakukan secara alamiah di sekolah. Tidak perlu dipaksakan ikut bimbingan belajar yang tarifnya bisa jutaan rupiah dalam sebulan. Dia berharap jangan sampai bimbingan belajar terkesan menggantikan pembelajaran di sekolah.

[Berita ini telah diterbitkan oleh jawapos.com dengan judul, "Unas 2018, SMA Awal April, SMP Akhir April"]

Pilih Belajar UN atau SBMPTN?

oleh October 03, 2017


Calon mahasiswa biasanya selalu mengalami kegamangan saat akan menentukan, mana yang seharusnya mereka persiapkan lebih dahulu, apakah UN dan USBN yang langsung di depan mata, atau SBMPTN yang punya dampak lebih panjang?

Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menjawab pertanyaan tadi.

Pertama, apa yang akan kamu lakukan setelah lulus sekolah?

Jika kamu tidak ada keinginan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, maka jawabannya jelas, kamu harus fokus pada UN dan USBN untuk mendapatkan hasil terbaik sesuai kemampuan kamu. Nilai di ijazah biasanya akan diperlukan bagi siswa yang memilih untuk langsung bekerja setelah lulus sekolah, tanpa kuliah dahulu.

Sedangkan jika kamu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, baik itu program Diploma ataupun program Sarjana, maka ijazah yang diperlukan untuk mencari kerja adalah ijazah terakhir, atau ijazah dari hasil kuliah. Nilai ujian kamu selama di sekolah hanya akan menjadi masa lalu, dan yang paling berpengaruh adalah prestasi kamu selama di kampus.

Selanjutnya, bagaimana penguasaan kamu terhadap materi yang selama ini diajarkan di kelas?

Bagi kamu yang sudah memantapkan diri untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, maka kamu harus mulai mengevaluasi diri kamu. Pemahaman materi menjadi hal yang sangat penting jika ingin menaklukkan soal SBMPTN. SBMPTN dikonsep untuk diselesaikan dengan pemahaman dan analisis, bukan sekedar hafalan.

Jika kamu hanya mengandalkan hafalan, terlebih lagi hanya hafalan jawaban untuk ujian, maka kamu akan sangat kerepotan dalam menjawab soal SBMPTN. Materi SBMPTN masih ada keterkaitan dengan materi yang kalian pelajari di sekolah, dan sebaiknya kalian mulai prioritaskan persiapan SBMPTN karena itu yang lebih sulit.

Memang, strategi belajar adalah pilihan setiap orang dan juga tidak bisa disamaratakan, oleh karena itu, evaluasi diri sangat penting sehingga kamu bisa menentukan pilihan dengan matang, bukan hanya ikut-ikutan.

Jika kamu sudah memahami materinya, maka kamu bisa lebih mudah dalam mempersiapkan SBMPTN. Tapi jika kamu belum menguasai, maka kamu harus rela berjuang lebih gigih. Apalagi jika kamu mengincar kampus ataupun jurusan yang cukup favorit. Kamu harus mulai mempelajari materi dan konsep dasar yang belum kamu pahami.

Yang perlu menjadi catatan, dengan memprioritaskan SBMPTN bukan berarti menyepelekan UN ataupun USBN, karena sebenarnya semua itu berjalan secara linier. UN dan USBN adalah pemanasan sebelum kalian menghadapi rintangan yang lebih besar.

Jadi, apa yang kamu pilih? Silakan ikuti polling kami di Twitter @info3sma

Berminat Ikut Ujian Nasional Perbaikan?

oleh September 14, 2017


Meski sempat diwacanakan untuk dihapus, ternyata Kemendikbud secara diam-diam kembali mengadakan Ujian Nasional Perbaikan. Ujian Nasional Perbaikan memang sebuah program yang baru dilaksanakan pada tahun 2016 lalu, namun karena dirasa kurang efektif, UN Perbaikan 2017 sempat direncanakan untuk dihapus, dan sebagai gantinya akan dilaksanakan bersamaan dengan UN 2018.

Tentunya program ini sangat berbeda dengan zaman dulu ketika UN masih menjadi penentu kelulusan.

Dulu, siswa yang tidak lulus UN dianggap tidak lulus dari sekolah, dan solusinya siswa bisa mengikuti ujian persamaan atau yang dikenal juga dengan Kejar Paket C. Kebijakan tersebut juga mengundang kontroversi karena siswa yang sudah bertahun-tahun mengenyam pendidikan formal menjadi tidak diakui.

Ujian Nasional Perbaikan yang kali ini disebut Ujian Nasional Gelombang II juga membuka kesempatan bagi yang belum sempat melaksanakan UN untuk ikut berpartisipasi. Pelaksanaan Ujian Nasional Perbaikan atau Ujian Nasional Gelombang II ini gratis, tidak dipungut biaya.

Jika kamu mengikuti UN Perbaikan, ijazah kamu tidak akan terpengaruh, tidak akan berubah menjadi ijazah paket C. Hasil UN Perbaikan akan disampaikan dalam bentuk SHUNP (Surat Hasil Ujian Nasional Perbaikan). UN Perbaikan secara resmi diadakan langsung oleh Kemendikbud bagi siswa yang ingin memperbaiki nilai UN-nya.

Bagi kamu yang memilih untuk langsung bekerja setelah lulus SMA/SMK, maka UN Perbaikan dapat menjadi pilihan. Nilai UN Perbaikan akan diambil dari nilai yang tertinggi, sehingga jika pada UN Perbaikan ini kamu belum meraih nilai lebih tinggi, maka hasil UN sebelumnya tidak akan terpengaruh.

Kamu hanya boleh mengikuti UN Perbaikan pada mapel tertentu yang nilainya kurang atau sama dengan 55 pada mapel tertentu, artinya jika kamu memiliki nilai 56, maka kamu tidak diperbolehkan mengikuti UN Perbaikan.

Jika nilai kamu kurang di mata pelajaran Matematika, maka kamu hanya perlu mengulang mata pelajaran Matematika saja, tidak harus mengikuti semua mata pelajaran yang diujikan.

Pelaksanaan UN Perbaikan juga tidak harus di sekolah asal. Jika sekolah asal kamu di daerah Semarang, dan sekarang kamu bekerja di Jakarta, maka kamu tidak perlu kembali ke Semarang untuk ikut UN Perbaikan. Kamu bisa mencari sekolah yang sudah ditunjuk untuk melaksanakan UN Perbaikan. Daftar kota maupun sekolah yang melaksanakan UN Perbaikan serta jadwal lengkap pelaksanaan dapat kamu lihat di https://unp.kemdikbud.go.id/

Ujian Nasional Gelombang II akan diselenggarakan pada tanggal 10, 11, 12 Oktober 2017 atau 13, 14, 15 Oktober 2017. Bagi kamu yang sudah bekerja, kamu bisa memilih untuk mengikuti UN Perbaikan pada akhir pekan, yaitu pada tanggal 13, 14, 15 Oktober 2017. Mungkin, Kemendikbud sengaja memberikan opsi di akhir pekan untuk memberi kesempatan bagi para alumni supaya tetap bisa mengikuti UN Perbaikan.

Jika kamu tertarik, maka sebaiknya kamu segera mendaftar, karena pendaftaran hanya dibuka sampai 23 September 2017! Ajak juga teman kamu, supaya kamu tidak sendirian.

Silakan kunjungi https://unp.kemdikbud.go.id/ untuk info lebih lengkap.


Segala yang Perlu Kamu Tahu Mengenai Jalur Masuk PTN, PTS, PTK, dan PTKIN

oleh August 20, 2017
Kadang, masih banyak calon mahasiswa yang bingung dengan skema penerimaan mahasiswa baru. Secara garis besar, ada dua jenis seleksi yang harus kamu pahami; seleksi nasional dan seleksi mandiri.

Apa perbedaan PTN dan PTK? Silakan baca artikel kami mengenai Perbedaan PTN, PTK, PTKIN, dan kampus BUMN

Sumber gambar : Tribunnews

Seleksi Mandiri


Seleksi mandiri adalah seleksi yang diselenggarakan secara mandiri oleh kampus yang bersangkutan, tanpa bekerjasama dengan kampus lain. Hampir semua kampus negeri maupun kampus swasta mengadakan jalur ini.

Seleksi mandiri bisa berupa ujian tulis maupun non-tulis. Untuk ujian tulis, maka kamu akan melaksanakan tes tulis yang biasanya dilakukan di kampus tersebut, walaupun ada juga yang membuka pelaksanaan tes di luar daerah. Nama seleksinya pun bisa berbeda di tiap kampus, misalnya UGM menggunakan nama UTUL UGM untuk jalur ujian tulis, UI menggunakan nama SIMAK UI, UNDIP menggunakan nama UM UNDIP.

Pada jalur mandiri non-tulis, ada yang menggunakan nilai rapor, prestasi akademik dan non-akademik, maupun nilai SBMPTN. Untuk penggunaan nilai SBMPTN, kamu cukup mendaftar sambil menyertakan identitas peserta SBMPTN kamu, lalu panitia seleksi dari kampus tersebut akan menghubungi panitia SBMPTN untuk meminta data nilai kamu. Kamu tidak perlu lagi melakukan ujian tulis apapun pada jalur seleksi ini.

Terkadang ada beberapa kampus negeri yang membuka seleksi mandiri menjadi beberapa gelombang, tapi terbatas hanya untuk program selain S1. Pada kampus swasta, biasanya memang dibagi menjadi beberapa gelombang karena mereka umumnya hanya menggunakan seleksi mandiri, walaupun ada beberapa kampus swasta yang bekerjasama dengan kampus lainnya untuk menggelar tes seleksi secara bersama, seperti SBMPTBR atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Se-Besuki Raya yang diikuti oleh PTN dan PTS se-Besuki Raya.


Seleksi Nasional


Seleksi nasional adalah seleksi yang dilaksanakan oleh gabungan kampus negeri dari berbagai daerah di Indonesia. Seleksi ini juga mengenal jalur ujian tulis dan non-tulis.

Seleksi nasional PTN : SNMPTN dan SBMPTN


SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang juga biasa disebut jalur undangan merupakan seleksi non-tulis yang menggunakan nilai rapor kamu selama di SMA. Pendaftaran SNMPTN biasanya tidak dikenakan biaya, alias gratis.

Dalam SNMPTN, ternyata nilai rapor bukan satu-satunya penentu kelulusan. PTN juga akan melihat akreditasi sekolah, alumni sekolahmu yang berada di PTN, dan juga lokasi sekolahmu. SNMPTN juga hanya diperuntukkan bagi siswa yang baru lulus pada tahun tersebut/fresh-graduate.

SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri adalah jalur ujian tulis, nilai kamu mutlak menjadi penentu kelulusan dalam SBMPTN. Kamu juga bisa mengikuti tes ini sampai tiga kali, karena SBMPTN dapat diikuti oleh lulusan tiga tahun terakhir.

Ada empat jenis tes dalam SBMPTN :

Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) untuk seluruh peserta SBMPTN yang berisi tes TPA, Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek) untuk peserta SBMPTN Saintek/IPA dan IPC, terdiri atas mata uji Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika.

Tes Kemampuan Dasar Sosial dan Humaniora (TKD Soshum) untuk peserta SBMPTN Soshum/IPS dan IPC,  terdiri atas mata uji Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi.

Ujian keterampilan, khusus bagi mereka yang memilih jurusan seni atau olahraga.

SNMPTN dan SBMPTN diperuntukkan bagi kampus negeri dan hanya untuk program S1 reguler. Untuk program selain S1 reguler, baik D3 sampai S3, menggunakan seleksi mandiri.

Akan tetapi, tidak semua S1 kampus negeri mengikuti SNMPTN dan SBMPTN, kamu bisa lihat daftar kampusnya pada laman resmi SNMPTN dan SBMPTN.

Seleksi nasional politeknik negeri : PMDK PN dan UMPN


Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri atau PMDK PN mirip seperti SNMPTN, tapi diperuntukkan bagi kampus Politeknik Negeri. PMDK PN menggunakan nilai rapor dan prestasi kamu ketika di sekolah.

Sedangkan Ujian Masuk Politeknik Negeri atau UMPN adalah jalur ujian tulis yang diselenggarakan oleh Politeknik Negeri.

Kamu bisa cek politeknik apa saja yang tergabung dalam PMDK PN dan UMPN di laman resmi masing-masing.

Panselnas, seleksi bersama sekolah kedinasan


Baru-baru ini, sekolah ikatan dinas juga mengadakan seleksi bersama yang disebut Panselnas. Pada tahun 2017, ada 8 kampus yang bisa dipilih dengan rincian sebagai berikut :

PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN)

IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri)

STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat)

Poltekip (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan) dan Poltekim (Politeknik Imigrasi)

STIN (Sekolah Tinggi Intelijen Negara)

STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik)

STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)

STSN (Sekolah Tinggi Sandi Negara)

Sayangnya, kamu hanya bisa memilih 1 kampus saja dalam seleksi Panselnas. Tapi jika kampus tersebut membuka jalur mandiri di luar Panselnas, kamu tetap bisa mengikuti jalur mandirinya.

Seleksi nasional PTKIN : SPAN PTKIN dan UM PTKIN


Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau SPAN-PTKIN adalah jalur yang juga mirip seperti SNMPTN, tapi khusus bagi kampus PTKIN.

Sedangkan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri  atau UM-PTKIN seperti SBMPTN bagi kampus PTKIN.

SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara nasional oleh seluruh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) dalam sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak oleh Panitia Pelaksana yang ditetapkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

Pembiayaan penyelenggaraan UMPTKIN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Agama Republik Indonesia, sedangkan biaya pelaksanaan SPAN-PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan TInggi Keagamaan Islam Negeri) ditanggung oleh pemerintah, sehingga peserta tidak dipungut biaya pendaftaran. Bagi peserta yang lulus UMPTKIN dari keluarga pra-sejahtera yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik dapat mengikuti seleksi program Bidikmisi.

PTK Juga Termasuk PTN tapi Kampus BUMN Tidak, Ini yang Perlu Kamu Tahu

oleh August 20, 2017
Umumnya calon mahasiswa lebih banyak mengenal kampus seperti UGM, UI, ITB yang dianggap sebagai kampus negeri atau PTN (Perguruan Tinggi Negeri). Sebenarnya, kampus negeri lebih banyak dari itu. PTK atau Perguruan Tinggi Kedinasan juga termasuk kampus negeri.

PTK adalah kampus yang berada di bawah lembaga setingkat kementrian, kampus-kampus ini juga termasuk kategori PTN, namun biasanya disebut dengan PTK untuk memudahkan pengategorian. Atau bisa juga dikatakan, penyebutan PTK biasanya untuk PTN yang tidak di bawah koordinasi langsung Kemenristekdikti.

Contoh PTK adalah PKN STAN (Politeknik Keuangan Negara STAN) yang berada di bawah Kementrian Keuangan, STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) yang berada di bawah BPS (Badan Pusat Statistik), Poltekkes (Politeknik Kesehatan) yang berada di bawah Kementrian Kesehatan, Akademi Pimpinan Perusahaan yang berada di bawah Kementrian Perindustrian.

Selain itu, juga ada PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) yang berada di bawah koordinasi Kementrian Agama, yang kampusnya juga sudah banyak tersebar di seantero nusantara, yaitu Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Gambar : @dinamikapknstan


Ada banyak sekali kampus negeri yang tersebar di Indonesia, bukan hanya kampus negeri populer seperti UI, UGM, ITB. Daftar lengkap kampus kedinasan akan kami kutip dari Wikipedia di bagian bawah artikel ini.

Yang perlu kamu pahami, tidak semua kampus kedinasan itu gratis. Kamu bisa mencari info dari laman kampus yang bersangkutan untuk mengetahui apakah kampus tersebut menggratiskan biaya kuliah atau tidak.

Tidak semua kampus kedinasan juga memberikan ikatan dinas. Maksud dari ikatan dinas ini adalah kamu akan mendapatkan ikatan kerja yang biasanya juga diikat dengan kontrak. Contoh kampus yang memberikan ikatan dinas adalah PKN STAN, AKPOL, AKMIL.

Kamu bisa baca artikel kami mengenai jalur masuk kampus di tentang seleksi mandiri dan seleksi nasional PTN, PTS, PTK, DAN PTKIN.

Selain kampus negeri, ada juga kampus yang berada di bawah BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Meskipun di bawah BUMN, kampus ini tidak dikategorikan sebagai kampus negeri, tapi PTS (Perguruan Tinggi Swasta). Contohnya, Universitas Pertamina milik PT. Pertamina (Persero), Universitas Telkom milik PT Telekomunikasi Indonesia.

DAFTAR PERGURUAN TINGGI KEDINASAN*

Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kementerian

Kementerian Dalam Negeri

  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), gabungan dari STPDN dan IIP

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

  • Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM / Akamigas), Cepu, Blora, Jawa Tengah

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia

  • Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) dan Akademi Imigrasi (AIM), Gandul, Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

  • Akademi Pariwisata Medan, Sumatera Utara
  • Akademi Pariwisata Makassar, Sulawesi Selatan
  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung
  • Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Nusa Dua, Kuta, Bali

Kementerian Keuangan

  • Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).
  • Kampus STAN Jakarta, Jl. Bintaro Utama Sektor V, Bintaro Jaya, Tangerang, Kota Tangerang Selatan.
  • Pusdiklat Bea dan Cukai, Jl. Bojana Tirta III, Rawamangun, Jakarta Timur.
  • Balai Diklat Keuangan Medan, Jl. Eka Warni No. 30, Medan Johor, Medan.
  • Balai Diklat Keuangan Pekanbaru, Jalan Pepaya No.77 Pekanbaru, Riau
  • Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, Jl. Raya Solo Km.11, Purwomartani, Kalasan, Sleman.
  • Balai Diklat Keuangan Malang, Jl. A. Yani Utara No.200, Malang.
  • Balai Diklat Keuangan Balikpapan, Jl. M.T. Haryono Dalam Nomor 39A RT 84, Balikpapan.
  • Balai Diklat Keuangan Makasar, Kompleks Perkantoran Gedung Keuangan Negara, Jl. Urip Sumoharjo Km. 4, Makassar.
  • Balai Diklat Keuangan Cimahi, Jl. Gado Bangkong No.111, Cimahi.
  • Balai Diklat Keuangan Manado, Jl. Bethesda No.18, Manado.
  • Balai Diklat Keuangan Denpasar, GKN Lantai III, Jl. Dr. Kusumaatmadja No. 19, Renon, Denpasar.

Kementerian Kelautan dan Perikanan

  • Sekolah Tinggi Perikanan (STP), Jakarta, DKI Jakarta
  • Akademi Perikanan Bitung (APB), Bitung, Sulawesi Utara
  • Akademi Perikanan Sidoarjo, (APS), Sidoarjo, Jawa Timur
  • Akademi Perikanan Sorong, (APSOR), Sorong, Papua Barat
  • Sekolah Tinggi Perikanan Bogor, (STP Jurluhkan), Bogor, Jawa Barat
  • Bagian Administrasi Pelatihan Perikanan Lapangan Serang, (BAPPL Serang), Serang, Banten
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Ladong, (SUPM N Ladong), Nangroe Aceh Darussalam
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Pariaman, (SUPM N Pariaman), Pariaman, Sumatera Barat
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Tegal, (SUPM N Tegal),Tegal, Jawa Tengah
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Bone, (SUPM N Bone), Bone, Sulawesi selatan
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Kota Agung, (SUPM N Kota Agung), Kota Agung, Lampung
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Pontianak, (SUPM N Pontianak), Pontianak, Kalimantan Barat
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Waeheru, (SUPM N Waeheru), Maluku, Ambon
  • Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Sorong, (SUPM N Sorong), Sorong, Papua

Kementerian Kesehatan

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial RI Nomor 298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001, maka diadakan reorganisasi institusi-institusi pendidikan kesehatan di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejateraan Sosial (sekarang Kementerian Kesehatan) menjadi Politeknik Kesehatan Departemen Kesehatan, yang selanjutnya berubah menjadi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) atau yang biasa disingkat menjadi Poltekkes. Berikut daftar Poltekkes Kemenkes yang ada:

  • Poltekkes Ambon
  • Poltekkes Aceh
  • Poltekkes Bandung
  • Poltekkes Banjarmasin
  • Poltekkes Bengkulu
  • Poltekkes Banten
  • Poltekkes Denpasar
  • Poltekkes Gorontalo
  • Poltekkes Jakarta I
  • Poltekkes Jakarta II
  • Poltekkes Jakarta III
  • Poltekkes Jambi
  • Poltekkes Kendari
  • Poltekkes Kepulauan Riau
  • Poltekkes Kupang
  • Poltekkes Makassar
  • Poltekkes Malang
  • Poltekkes Mamuju
  • Poltekkes Manado
  • Poltekkes Mataram
  • Poltekkes Medan
  • Poltekkes Padang
  • Poltekkes Pangkal Pinang
  • Poltekkes Palangkaraya
  • Poltekkes Palembang
  • Poltekkes Palu
  • Poltekkes Papua
  • Poltekkes Papua Barat
  • Poltekkes Pekanbaru
  • Poltekkes Pontianak
  • Poltekkes Kalimantan Timur
  • Poltekkes Semarang
  • Poltekkes Surabaya
  • Poltekkes Surakarta
  • Poltekkes Tanjung Karang
  • Poltekkes Tasikmalaya
  • Poltekkes Ternate
  • Poltekkes Yogyakarta

Sebelum terjadi reorganisasi institusi-institusi pendidikan kesehatan di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejateraan Sosial, insitusi-institusi pendidikan kesehatan yang berada di bawah Departemen Kesehatan dan Kesejateraan Sosial dan yang sebelumnya, antara lain:

  • Akademi Fisioterapi Surakarta
  • Akademi Keperawatan
  • Akademi Teknik Medik

Kementerian Komunikasi dan Informatika

  • Sekolah Tinggi Multi Media (Multi Media Training Centre/MMTC), Yogyakarta
  • Kementerian Perhubungan
  • Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi, Jawa Barat
  • Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Marunda, Jakarta, DKI Jakarta
  • Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, (STPI) Curug , Kabupaten Tangerang , Banten
  • Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Medan, Medan, Sumatera Utara
  • Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Surabaya, Surabaya, Jawa Timur
  • Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar, Makassar, Sulawesi Selatan
  • Akademi Perkeretaapian, Madiun, Jawa Timur
  • Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Tangerang, Banten
  • Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang Banyuwangi Banyuwangi,Jawa Timur
  • Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Sulawesi Selatan
  • Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Jawa Tengah
  • Politeknik Pelayaran Surabaya, Jawa Timur
  • Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ/Poltran) Tegal, Jawa Tengah

Kementerian Perindustrian

  • Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT), Bandung, Jawa Barat
  • Sekolah Tinggi Manajemen Industri Jakarta (STMI), Jakarta, DKI Jakarta
  • Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta (ATK), Yogyakarta, DIY
  • Akademi Pimpinan Perusahaan Jakarta (APP), Jakarta
  • Akademi Teknologi Industri Padang (ATIP), Padang, Sumatera Barat
  • Akademi Teknik Industri Makassar (ATIM), Makassar, Sulawesi Selatan
  • Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan (PTKI), Medan, Sumatera Utara
  • Akademi Kimia Analisis Bogor (AKA), Bogor, Jawa Barat

Kementerian Pertahanan

  • Akademi Militer (TNI Angkatan Darat), Magelang, Jawa Tengah
  • Akademi Angkatan Laut (TNI Angkatan Laut), Surabaya, Jawa Timur
  • Akademi Angkatan Udara (TNI Angkatan Udara), Yogyakarta
  • Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (TNI Angkatan Laut), Surabaya, Jawa Timur
  • Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Darat (TNI Angkatan Darat), Malang, Jawa Timur
  • Universitas Pertahanan Indonesia (UNHAN)
  • Universitas Pertahanan Palembang

Kementerian Pertanian

  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Medan (STPP Medan), Medan, Sumatera Utara
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Magelang (STPP Magelang), Magelang, Jawa Tengah
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Gowa (STPP Gowa), Makassar, Sulawesi Selatan
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang (STPP Malang), Malang, Jawa Timur
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Bogor (STPP Bogor), Bogor, Jawa Barat
  • Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Yogyakarta (STPP Yogyakarta), Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Kementerian Sosial

  • Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS), Bandung, Jawa Barat

Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Lembaga Pemerintah Nonkementerian

PLN

  • Sekolah Tinggi Teknik-PLN, Menara PLN, Jl. Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat - 11750

Badan Intelijen

  • Sekolah Tinggi Inteljen Negara (STIN), Sentul, Bogor, Jawa Barat

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

  • Akademi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (AMKG), Pd. Betung (Bintaro, Tangerang, Banten)

Badan Pertanahan Nasional

  • Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN), Yogyakarta

Badan Pusat Statistik

  • Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta

Badan Tenaga Nuklir Nasional

  • Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta

Lembaga Administrasi Negara

  • Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara - Lembaga Administrasi Negara (STIA-LAN), Bandung, Jawa Barat

Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia

  • Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN), Bogor, Jawa Barat

Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah Kepolisian Negara Republik Indonesia

  • Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah

Sumber daftar : Wikipedia

Pesan dari Anies Baswedan untuk Para Mahasiswa Baru

oleh August 13, 2017
Anies Baswedan

Selamat untuk Anda yang kini menjadi mahasiswa, Anda disebut maha atas kesiswaan Anda. Tanggungjawabnya tentu lebih besar daripada anak-anak muda lainnya.

Di Indonesia ada jutaan anak masuk SD, tapi hanya ratusan ribu yang hari ini bisa kuliah. Itu artinya Anda berbeda dengan yang lain. Anda adalah sekelompok anak-anak muda yang punya kesempatan, untuk mengembangkan diri, untuk maju, meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa.

Saya akan beri sedikit catatan di sini.

Tolong jangan hanya belajar di dalam ruang kuliah.

Kuliah Anda adalah di dalam ruang dan di luar ruang kuliah. Kalau Anda disebut sebagai aktivis, maka jangan hanya jadi aktivis di luar ruang kuliah, tapi juga aktivis di dalam ruang kelas.

Anda merugi jika hanya belajar di dalam kelas saja

Bagi teman-teman yang ingin belajar hanya di dalam kelas saja, maka Anda akan masuk golongan orang yang merugi. Karena di ujung masa kuliah Anda hanya akan keluar membawa selembar kertas bertuliskan transkrip atau selembar kertas ijazah. Masa depan tidak bisa dibuat atau dibangun hanya dengan selembar kertas itu.

Anda harus menjadi manusia baru

Anda harus menjadi pemimpin di Indonesia. Anak-anak muda yang kata-katanya, langkahnya bisa membuat perubahan dan itu artinya belajar dari sekarang.

Saya sering menganalogikan hidup pasca kuliah itu seperti berenang di lautan. Anda punya pilihan, mau belajar berenang saat sudah sampai ke laut atau mau belajar berenang di kolam renang? Kalau di kolam renang kedalamannya terukur, tekanannya terukur, suhunya terukur, arusnya juga terukur, dan di sana Anda bisa belajar berenang.

Atau Anda langsung terjun ke laut dan belajar berenang. Risikonya agak besar belajar berenang di tengah lautan. Kalau Anda belajar berenang di kolam renang resikonya jauh lebih terkontrol. Karena itu belajarlah “berenang”, belajar untuk memimpin, belajar menjadi bagian dari masyarakat ketika kuliah.

Anda bisa lihat nanti, mereka-mereka yang banyak memberikan kontribusi pada masyarakat, mereka yang berpengaruh, mereka yang bisa mendorong kemajuan adalah orang-orang yang pada masa mudanya tidak hanya meghabiskan waktu di dalam ruang kelas, tapi juga di luar kelas.

Jadilah pegiat, jadilah anak-anak yang aktif. Saya sering mengatakan IP yang tinggi akan mengantarkan Anda pada panggilan wawancara, titik.

Kepemimpinan

Kemampuan komunikasi

Kemampuan analitik

Hal-hal itu yang akan mengantarkan Anda ke masa depan.

Kalau dulu SD ke SMP Anda perlu nilai tinggi, untuk masuk SMA Anda juga perlu nilai, dan sekarang dari SMA masuk di kampus Anda juga harus punya nilai yang tinggi. Sesudah Anda lulus kuliah, fase berikutnya Anda butuh lebih dari sekadar nilai.

Jangan diartikan boleh mendapatkan IP rendah. Kalau IP Anda rendah, Anda bahkan tidak dipanggil wawancara. Jadi IP-nya harus tinggi, berapa minimal IP? Usul saya mumpung Anda baru kuliah, coba Anda cek kalau daftar beasiswa S2 berapa syarat IP minimalnya? Lalu Anda gunakan itu sebagai target.

Hari ini tidak ada yang bertanya IP Anda berapa? Misalnya saya tidak ada yang tanya IP saya berapa? Atau berapa lama kuliahnya? IP dan lama kuliah itu ditanyakan saat wisuda. Yang kuliahnya cepat, IP-nya tinggi senyumnya lebih lebar daripada yang tidak. Tapi dalam perjalanan ke depan yang dibutuhkan lebih dari itu.

Saya tidak ingin menganggap enteng pelajaran di kuliah. Pelajaran itu sangat penting. Tapi saya ingin Anda punya double track:

Track akademik

Track kepemimpinan

Keduanya harus seimbang. Jadi bangun itu, mumpung Anda punya kesempatan untuk melakukannya.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

Buat cita-cita

Anda dapat mulai menuliskan:

– Berapa lama Anda mau kuliah

– Anda mau melakukan apa

– Selama kuliah apa yang akan Anda kerjakan

Jangan jadi mahasiswa yang hanya rumah atau kos-kosan, kampus dan kampusnya hanya ruang kuliah, jangan lakukan itu.

Anda akan menjadi bagian dari dunia.

Saya adalah mahasiswa dua puluh tahun lalu. Maka mahasiswa saat ini akan mengalami era 20 tahun akan datang. Bayangkan Indonesia 20 tahun yang akan datang, jangan bayangkan Indonesia sekarang. Seperti apa potret Indonesia 20 tahun mendatang? Apa peran Anda di dalamnya? Bagaimana kondisinya?

Hari ini Anda warga Indonesia dan warga dunia.

Untuk menjadi bagian dari dunia Anda harus menguasai bahasa internasional. Saya garis bawahi, bahasa internasional bukan bahasa asing. Bahasa internasional adalah bahasa percakapan antar bangsa. Seperti halnya bahasa nasional yang digunakan sebagai percakapan antar suku bangsa.

Kuasai bahasa internasional sehingga Anda bisa menjadi bagian dari dunia, berkomunikasi dengan dunia. Anda dapat menyerap informasi dan menyebarkan informasi.

Kuasai ilmu pengetahuan yang terdepan.

Anda tidak bisa belajar hanya dengan ilmu-ilmu masa lalu, kuasai yang terbaru. Kemampuan belajar menjadi amat kunci, bukan kemampuan menguasai sebuah bidang tapi kemampuan belajar di bidang apapun. Karena sesudah lulus Anda belum tentu mendalami atau mengerjakan hal yang menjadi fokus ketika masa kuliah.

Tapi, kemampuan Anda belajar akan membuat Anda menjadi pembelajar terus menerus. Kalau Anda pembelajar maka Anda akan punya peluang untuk bisa terus menerus mengembangkan diri dan meningkatkan kontribusi.

Teman-teman mahasiswa baru, Anda sekarang memasuki fase yang benar-benar baru karena itu rencanakan dengan baik. Catat cita-cita Anda, catat keinginan-keinginan Anda. Lalu lihat tiga setengah atau empat tahun ke depan sebagai masa pengembangan diri, bukan sekadar masa kuliah tapi pengembangan diri.

Sesudah itu adalah masa Anda mulai berkontribusi. Siapkan diri Anda dengan baik. Kerjakan masa ini secara optimal.

Biarkan Anda menengok masa kuliah Anda dan berkata, “Untung masa kuliah saya tak hanya berisi di ruang kelas.” Dan itu nanti akan membuat jalan Anda ke depan jauh lebih lebar, jauh lebih menantang. Anda akan menemukan simpul-simpul baru keberhasilan.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=OLqhmLLJpf0

Tips Persiapan Awal untuk Menjadi Mahasiswa PTN

oleh August 01, 2017
Jadwal seleksi masuk PTN memang masih lama, tapi bukan berarti kamu bisa menunda persiapan untuk menjadi calon mahasiswa PTN. Persaingan untuk mendapatkan PTN bukan hal yang mudah, terutama jika PTN atau jurusan yang kamu incar masuk dalam jajaran favorit. Semakin bertambahnya jumlah calon mahasiswa yang ingin masuk ke PTN dari tahun ke tahun juga menjadi penyebab persaingan yang semakin ketat. Untuk itu, kamu perlu persiapkan dirimu sebaik-baiknya demi mengalahkan para pesaingmu.

Foto : PPSMB Palapa UGM

Persiapan paling awal yang perlu kamu lakukan adalah :

1. Mencari informasi tentang jurusan

Jika kamu sudah memiliki target jurusan yang akan kamu ambil, itu adalah sesuatu yang bagus. Tapi kamu tetap perlu mencari informasi jurusan lain yang kamu minati untuk kamu jadikan 'plan B' jika jurusan utama yang kamu pilih ternyata tidak tercapai.

Wawasan mengenai jurusan ini sangat penting supaya kamu bisa lebih terarah dalam menentukan tujuan kuliahmu, dan supaya kamu tidak kelabakan saat kamu sudah mengikuti beragam tes namun gagal. Juga supaya kamu tidak asal memilih jurusan hanya dengan tujuan kamu bisa diterima di PTN, lalu akhirnya kamu lepas karena ternyata kamu tidak minat di jurusan itu.

Ada banyak faktor yang bisa menjadi pertimbangan kamu dalam memilih jurusan, mulai dari minat akademis kamu, bakat kamu dalam suatu bidang tertentu,  atau mungkin juga peluang kerja. Silakan pertimbangkan dengan matang, dan  kamu juga bisa bertanya pada senior yang sudah menjadi mahasiswa di jurusan tersebut.

Jangan sampai nantinya kamu merasa salah jurusan karena kurang mencari wawasan mengenai jurusan kuliah.

2. Mempertimbangkan pilihan kampus kamu 

Masuk ke kampus favorit memang menjadi impian bagi banyak orang, tapi bukan berarti kampus yang tidak favorit hanya sekedar 'buangan'. Ini adalah pola pikir yang perlu diluruskan, karena setiap kampus juga mempunyai standar kualitas dan juga selalu berusaha untuk menyamakan kualitas mereka secara nasional.

Tidak perlu merasa gengsi jika kamu memilih kampus yang tidak cukup favorit, karena semua akan kembali pada diri masing-masing. Siapkan berbagai rencana pilihan kampus, seandainya kamu tidak lolos di SNMPTN atau SBMPTN, kamu sudah harus menentukan kampus apa yang akan kamu coba melalui jalur mandiri.

Jika kamu berencana kuliah ke luar kota, kamu juga bisa pertimbangkan biaya kuliah serta biaya hidup di sana.

Terkadang, jalur mandiri PTN memang lebih mahal. Kamu juga bisa mencari cadangan kampus swasta di awal, karena biasanya biaya kampus swasta di gelombang awal lebih murah.

3. Komunikasikan pilihan kamu dengan senior maupun orang tua

Memilih jurusan kuliah ibarat memilih jalan hidup, karena hidupmu mulai akan terfokus pada apa yang akan kamu pelajari. Maka, sangat disarankan kamu juga meminta pertimbangan dari para senior, guru, juga orang tua supaya kamu bisa mendapat lebih banyak wawasan.

Akan tetapi, perlu diperhatikan, bahwa kamu yang akan menjalani hidup kamu sendiri. Oleh karena itu, jadikan semua masukan sebagai pertimbangan, bukan sebagai patokan mutlak. Karena kesuksesan tidak bisa diwariskan.

Download Soal dan Pembahasan UTUL UGM

oleh July 30, 2017

Download Soal dan Pembahasan SBMPTN

oleh July 30, 2017




Download Soal dan Pembahasan SBMPTN secara gratis melalui link dibawah ini (semua link di bawah sama saja, kami menyediakan banyak link sebagai mirror jika salah satu link down):



*karena saking banyaknya permintaan akses ke file dan server sampai overload, kamu bisa menyimpan link web ini untuk dibuka kembali nanti (bukan link Google Drive/Mega/Copy/Box/Dropbox, karena linknya bisa berubah)

Cara Download Soal dan Pembahasan SBMPTN melalui Google Drive: Klik file, kemudian pilih tombol download di bagian atas

Kumpulan soal dan pembahasan setiap tahun kami satukan dalam format RAR. Bagi kamu yang belum memiliki aplikasi pembuka RAR, kami juga menyertakan file installer WinRAR untuk versi x64. Jika file tersebut tidak berfungsi (di x32), silakan download disini.

Jika kamu membuka web ini dari smartphone, silakan cari aplikasi pembuka RAR di PlayStore atau AppStore. Aplikasi android yang kami rekomendasikan untuk membuka file RAR ini adalah 'ASUS File Manager'.

Bagi kamu yang memiliki kumpulan Soal dan Pembahasan tes masuk lain, ayo berbagi kebaikan dengan teman-teman lainnya! Kami akan ikut membagikan kepada seluruh followers Info3SMA dan Campus Sign. Jika kamu memiliki kumpulan soal dan pembahasan, silakan submit disini https://www.dropbox.com/request/CFzDP0FIuE1NpnBkOmfx

Harap diperhatikan, kumpulan Soal dan Pembahasan ini memang tidak sepenuhnya lengkap. Akan tetapi sudah cukup untuk menjadi bahan persiapan. Kumpulan soal dan pembahasan yang lebih lengkap biasanya tersedia di toko buku terdekat :)
Powered by Blogger.